×

TO DO PRIORITAS UNTUK STARTUP (BISNIS RINTISAN) :

1 Siapkan nama/merek & logo.
2 Siapkan nama domain yang anda inginkan.
3 Segera order pembuatan website

Dapatkan bantuan desain logo, pendaftaran domain, pembuatan website & iklan konvensional atau iklan online. HUBUNGI KAMI

Jam Operasional

Sen-Jum 9:00AM - 6:30AM
Sab - 9:00AM-2:00PM
Minggu berdasarkan temu janji.

Vendor smartphone asal China, Xiaomi memutuskan untuk meciptakan posisi kepemimpiman baru untuk membantu Lei Jun. Saat ini pria 48 tahun tersebut tercatat sebagai founder, chairman dan CEO.

Dilansir dari laman Reuters, Jumat (14/9/2018) perusahaan akan memperkenalkan beberapa departemen baru yang fokus menangani perekrutan, promosi dan keuangan. Hal tersebut bahkan disampaikan langsung oleh Lei pada 13 September 2018.

“Ini juga akan merombak empat unit bisnis utamanya menjadi 10 untuk mempromosikan manajer yang lebih muda,” kata Lei.

Dia menambahkan bahwa mayoritas kepemimpinan yang baru diangkat menjadi milik generasi pasca-1980-an.

“Tim manajemen senior kami telah menerapkan beberapa perubahan yang akan memberikan peluang bagi bakat muda untuk naik pangkat,” imbuhnya.

Perubahan tersebut terjadi dengan meningkatnya pengawasan tata kelola dan suksesi kepemimpinan di perusahaan teknologi China. Belum lama ini, Jack Ma founder e-commerce terbesar di China memilih mundur dari jabatannya sebagai chairman Alibaba.

Tahun depan ia akan resmi menyerahkan kendali perusahaan kepada CEO Alibaba, Daniel Zheng. Kemudian, raksasa teknologi China lainnya, JD.com Inc telah mendapat sorotan baru-baru ini setelah Chaiman Richard Liu ditangkap di Amerika Serikat karena dicurigai melakukan pemerkosaan sebelum dibebaskan.

Dewan JD pada dasarnya tidak dapat membuat keputusan tanpa kehadiran Liu, sesuai dengan peraturan perusahaan. Liu, melalui pengacaranya telah membantah melakukan kesalahan.

Sebagai informasi, Xiaomi telah mencatatkan sahamnya di Hong Kong yang bernilai sekira USD 52 miliar pada Juni 2018. Perusahaan mengalami pergeseran strategis pada 2016 setelah penjualan turun tajam Hal ini memaksa Xiaomi untuk menarik keluar beberapa pasar luar negeri.

Sejak itu, Xiaomi fokus pada penjualan offline, hingga kini menarik sekitar sepertiga dari pendapatannya dari luar China.

China menjadi salah satu negara terpadat di dunia. Selain itu dalam hal penggunaan teknologi internet, Negeri Tirai Bambu ini menjadi penyumbang terbanyak. Bahkan melampaui 800 juta lebih pada Juni 2018.

Melihat hal tersebut, China pun meningkatkan segi keamanan dengan mendirikan pengadilan khusus untuk menangani perselisihan online antar warga. Dilansir dari laman CNet, Senin (10/9/2018), pihak China belum lama ini meresmikan satu pengadilan di Beijing dengan nama Beijing Internet Court, pada 8 September 2018.

Tahun lalu, pengadilan internet pertama China dibuka di Hangzhou, bagian timur China. Pengadilan ketiga akan dilaporkan dibuka di Guangzhou bulan ini.

Pengadilan tersebut mampu menangani masalah tentang transaksi bisnis, informasi pribadi dan kekayaan intelektual online. Sengketa tersebut biasanya terkait dengan kegiatan belanja online, kontrak layanan, pinjaman, hak cipta, dan domain.

Seperti dilaporkan dari Xinhua yang mengutip An Fengde, wakil presiden Pengadilan Tinggi Rakyat Beijing mengatakan jumlah kasus yang berhubungan dengan internet meningkat pesat di China.

Bahkan dalam delapan bulan pertama tahun ini, pengadilan Beijing dilaporkan dipenuhi dengan 37.631 sengketa terkait online, naik 24,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Menurut Zhang Wen, presiden Beijing Internet Court, tempat ini nantinya akan dibuka 24 jam sehari dan dikelola oleh 38 hakim yang diklaim berpengalaman, dengan rata-rata 10 tahun pengalaman.

Pengadilan khusus itu terletak di Taman Zhongguancun Fengtai Science. Sementara itu, rincian persidangan dapat diakses secara online melalui “platform litigasi digital” yang memberikan informasi tentang proses dari setiap kasus, termasuk keputusan hakim.

Monopoli merupakan permainan yang menampilkan beberapa negara di setiap bagian papan. Namun selama bertahun-tahun, Hasbro, Inc. yang merupakan perusahaan mainan dan permainan papan multinasional Amerika ini akhirnya bermitra dengan Epic Games untuk merilis papan monopoli versi khusus bertema Fortnite, seperti dilansir laman Ubergizmo.

Telah ada sebelumnya papan Monopoli untuk Mario Kart dan juga Skyrim. Itulah mengapa tidak mengejutkan untuk mengetahui bahwa Hasbro ingin memanfaatkan kesuksesan Epic dengan Fortnite dengan meluncurkan Monopoli Fortnite.

Seperti di video game, versi permainan papan Fortnite ini sederhana dengan menjadi pemain terakhir yang berdiri dan itu akan memenangkan permainan. Permainan ini juga mengusung gambar dan latar belakang yang sama seperti Fortnite yang tersedia di dalam smartphone.

Game tersebut diperlihatkan oleh Eurogamer di situs web Zavvi yang merupakan jaringan ritel hiburan di Britania Raya dan Irlandia. Game ini siap untuk dipre-order dan akan diluncurkan pada 26 November mendatang dengan kisaran harga USD34,99.

Kendati demikian, papan tersebut belum muncul di Amazon, dan tidak jelas apakah itu akan tersedia di Amerika Utara.

Produsen ponsel Nokia, HMD Global, resmi meluncurkan Nokia 6.1 Plus di pasar Indonesia. Perangkat ini merupakan anggota keluarga smartphone berbasis Android One terbaru dari Nokia.

“Yang membedakan Nokia dengan yang lain adalah kualitas yang terkenal sejak lama, memiliki pure Android, paling aman dan Android terbaru,” ujar General Manager Indonesia HMD Global, Sanmeet Singh Kochhar, dalam temu media di Jakarta, Kamis.

Nokia 6.1 Plus mengusung layar 5,8 inci Full HD+ dengan rasio 19:9 yang juga dilindungi Corning Gorilla Glass.

Dari segi performa, Nokia 6.1 Plus dimotori oleh platform Qualcomm Snapdragon 636 yang diperkuat dengan RAM 4GB, ruang penyimpanan 64GB yang dapat diperluas dengan slot hingga 128GB, serta baterai 3.060 mAh.

Nokia 6.1 Plus juga dibekali kamera ganda dengan konfigurasi 16MP+5MP. Untuk selfie, perangkat ini dilengkapi kamera depan 16MP dengan fitur AI dan fitur bothie yang memungkinkan kamera depan dan belakang dapat aktif bersamaan.

Hadir dengan Android One, Nokia 6.1 Plus dibekali layanan Google terbaru seperti Google Assistant dan Google Photos. Perangkat tersebut juga akan dilengkapi patch keamanan bulanan selama tiga tahun, dan pembaruan OS yang dijamin selama dua tahun setelah peluncuran.

Tidak hanya itu, karena sudah dilengkapi Android Oreo, pengguna juga akan dapat menikmati fitur terbaru, termasuk Google Lens, picture-in-picture untuk multitasking dan Google Play Instant untuk menemukan dan menjalankan aplikasi dengan mudah. Perangkat ini juga sudah siap untuk Android Pie.

Nokia 6.1 Plus hadir dalam tiga pilihan warna Gloss Black, Gloss White dan Gloss Midnight Blue. Handset tersedia mulai September ini di seluruh jaringan mitra penjualan di Indonesia.

TOP